Mengenal Rufus

Penggunaan CD atau DVD untuk instalasi Windows saat ini sudah mulai jarang kita temui. Penyebab yang paling lumrah adalah ketiadaan optical drive di perangkat laptop berukuran kecil seperti netbook, ultrabook, dan PC tablet.
Selain itu, instalasi Windows dengan menggunakan DVD sangat tidak praktis jika dibandingkan dengan menggunakan flashdisk ataupun file instalasi secara langsung. Pihak Microsoft juga saat ini sudah menyediakan berbagai file yang dibutuhkan untuk berbagai metode instalasi tersebut.
Terdapat banyak cara yang bisa kita lakukan untuk dapat menginstal Windows melalui flashdisk. Salah satu cara yang cukup mudah adalah dengan menggunakan software yang bernama Rufus.
Salah satu metode yang paling banyak digunakan saat ini adalah instalasi via USB flash drive atau flashdisk. Dengan flashdisk kita dapat menginstal Windows di berbagai perangkat secara mudah. Kita juga dapat menyimpan file instalasinya untuk berjaga-jaga jika suatu saat diperlukan kembali.

Apa itu Rufus? Rufus adalah sebuah aplikasi buatan dari Pete Batard dari Akeo Consulting yang sudah ada sejak tahun 2011.
Fungsi utama dari Rufus adalah untuk memformat dan membuat perangkat USB flash drive menjadi bootable, seperti flashdisk, kartu memori, dll menjadi live USB.

  • Membuat media instalasi USB dari ISO bootable (Windows, Linux, UEFI, dll.)
  • Bekerja pada sistem yang tidak memiliki OS yang terinstal
  • Melakukan flash BIOS atau firmware lain dari DOS. Modus DOS sendiri berguna untuk banyak hal, salah satunya adalah melakukan upgrade BIOS.- Berguna untuk menjalankan utilitas tingkat-rendah

Cara Menggunakan Rufus

  1. Siapkan file ISO dari image yang akan kita jadikan live USB
  2. Download aplikasi Rufus
  3. Jalankan aplikasi Rufus, jangan lupa masukkan flashdisk yang akan dijadikan live USB.
  4. Pada aplikasi rufus, pilihan device otomatis akan mendeteksi flashdisk yang telah dimasukkan
  5. Klik tombol Select, lalu pilih file ISO yang telah disiapkan
  6. Untuk pilihan Partition scheme, silakan pilih antara MBR dan GPT (untuk opsi ini, silakan cari perbedaan antara keduanya diinternet), sebagai info untuk laptop jadul, biasanya menggunakan MBR
  7. File system pilih FAT32 aja.
  8. Jika sudah semua pilihan diisi, klik tomol Start
  9. Akan tampil layar konfirmasi bahwa semua data pada Flashdisk akan dihapus, jika setuju, silakan klik tombol OK
  10. Tunggu sampai proses selesai, setelah itu Flashdisk sudah dapat digunakan untuk melakukan instalasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *